Ruhana.id, Bulukumba – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Bontotiro terus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi generasi muda melalui program pelatihan keterampilan. Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Perbengkelan Motor Injeksi yang digagas oleh Ketua PCPM Kecamatan Bontotiro, Ilham Rahmat, bekerja sama dengan BVPV Bantaeng.
Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh masyarakat dan kader Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Bontotiro. Pelatihan difokuskan pada penguasaan keterampilan teknis dalam perawatan dan perbaikan sepeda motor dengan sistem injeksi, yang saat ini banyak digunakan pada kendaraan roda dua.
Penguasaan teknologi otomotif tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk membuka peluang kerja maupun mengembangkan usaha mandiri di bidang perbengkelan.
Ketua PCPM Kecamatan Bontotiro, Ilham Rahmat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemuda Muhammadiyah dalam memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teori seputar mesin, tetapi juga praktik langsung dalam melakukan perawatan dan perbaikan motor injeksi. Kami berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha secara mandiri,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan dari instruktur profesional yang berpengalaman di bidang teknik otomotif. Pelatihan juga didukung dengan fasilitas praktik yang memungkinkan peserta memahami materi secara langsung.
Sejumlah materi diberikan kepada peserta, mulai dari pengenalan komponen dan sistem kelistrikan motor injeksi, penggunaan diagnostic tool, teknik penanganan gangguan atau troubleshooting, hingga dasar-dasar pengelolaan bengkel bagi pemula.
Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan usaha perbengkelan sebagai bekal untuk mengembangkan potensi ekonomi setelah mengikuti pelatihan.
Di akhir kegiatan, peserta memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pelatihan. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu dokumen pendukung bagi peserta dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha di bidang otomotif.
Kolaborasi antara Pemuda Muhammadiyah Bontotiro dan BVPV Bantaeng ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan dan kompetensi.
PCPM Bontotiro berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan peserta yang lebih luas, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki keterampilan produktif dan mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri di Kabupaten Bulukumba.












